Pages

Selasa, 27 November 2012

Mahasiswa Sebagai Agent of Change dan Agent of Control

Mahasiswa Sebagai Agent of Change dan Agent of Control

Mahasiswa sebagai salah satu bagian dari masyarakat. Hal ini mengharuskan mahasiswa harus bisa masuk berpartisipasi dan mengembangkan ilmunya ke masyarakat dan lingkungannya. Mahasiswa diharapkan sebagai pencetus ide sekaligus eksekutor dari idenya, yang kemudian akan berpengaruh pada perubahan budaya, keadaan, atau sistem.

Perubahan bisa terjadi pada segala segi termasuk pola pikir dan pola prilaku. Mahasiswa dalam posisi agent of change dituntut untuk mengimplikasikan segala macam sikap, perilaku, dan pikirannya dalam sebuah bentuk konkrit bukan sesuatu yang abstrak. Menuangkan ide-ide kreatif untuk bisa dimanfaatkan oleh dirinya sendiri maupun orang lain. Apa yang perlu diperbaiki dari yang sudah ada, atau melakukan perubahan yang bisa lebih bermanfaat bagi umat.

Sedangkan sebagai agent of control, Mahasiswa harus dapat menjadi pengawas dari segala apa yang terjadi di sekitar kita. Sebagai mahasiswa juga harus mengetahui bagaimana mestinya, jika sesuatu tidak berjalan semestinya maka fungsi sebagai agent of change terus dijalankan.Namun dalam penerapan fungsi agent of change kita harus memiliki dasar yang kuat untuk melakukan perubahan.

Semangat bagi para mahasiswa sebagai penerus bangsa yang mulia. Merdeka!!!!!

Self-Confidence

Self-Confidence


 - Self-confidence is one aspect of personality that is very important in human life. Self confident people are confident about their own abilities and have realistic expectations, even when their expectations are not realized; they stayed positive and can take it.

Definition
Self-confidence is a mental or psychological condition of a person who gives a strong confidence in him to do or perform any act. People who do not believe in themselves have a negative self-concept, lack of confidence in his ability, because it is often kept to them. Self confidence is a mental or psychological condition, which individuals can evaluate the entirety of her strong belief in giving him the ability to take action in achieving various goals in life.
People who have good self-confidence, they have positive feelings toward themselves, have strong beliefs on him and had accurate knowledge of the capabilities. People who have good self-confidence are not the only person who feels capable of (but not really afford) but is a person who knows that he can be caused by experience and calculation that he did.
Synonyms:  aplomb, inner strength, positive self-image, self-assurance

Personality traits of people with low self-confidence
When this is linked to the practice of everyday life, people who have low self-confidence or have lost confidence, tend to feel / be as below:
Do not have anything (desires, goals, targets) which fought energetically
Do not have a decision to step decisive
Easily frustrated or give up when faced with a problem or difficulty
Less motivated to go forward, laziness or half and half
Often fails to accomplish its tasks or responsibilities
Awkward in dealing with people
Can not demonstrate the ability to speak and the ability to listen to a convincing
Often have unrealistic expectations
Too perfectionist
Too sensitive

Pembelaan Dan Nasehat Terhadap Kaum Muslimin Di Palestina

Cetak PDF
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن واله وأشهد أن لاإله الا الله وحده لاشريك وله وأشهد أن محمدا عبده ورسوله ….
Bertolak dari sabda Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam :
(( الدين النصيحة .. قلنا لمن .. قال لله ولرسله ولكتبه ولائمة المسلمين وعامتهم )) رواه مسلم من حديث تميم الداري
“Agama adalah nasehat. Para shahabat bertanya, ‘Untuk siapa wahai Rasulullah?’ beliau menjawab : “Untuk Allah, Rasul-Nya, Kitab-Nya, dan untuk para pimpinan kaum muslimin serta keumuman mereka.” [HR. Muslim dari shahabat Tamim Ad-Dari]
Dan sabda Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam :
Tolonglah saudaramu, baik dalam kondisi ia sebagai seorang yang zhalim atau terzhalimi. Seseorang bertanya : ‘Kami menolongnya ketika dia terzhalimi. Namun kalau ia sebagai seorang yang zhallim bagaimana kami akan menolongnya?
Beliau Shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab : yaitu dengan cara engkau mencegahnya dari perbuatan zhalim. Itulah bentuk pertolongan terhadapnya.” [HR. Al-Bukhari]
Kaum Zionis Yahudi adalah di antara musuh Islam yang paling besar kebencian dan permusuhannya terhadap kaum muslimin. Pada masa ini, permusuhan tersebut di antaranya mereka tampakkan terhadap kaum muslimin di Palestina. Sungguh Zionis Yahudi berambisi mencengkram negeri para nabi tersebut dan masjid utama ke-3 milik kaum muslimin, yaitu Masjidil Aqsha.
Hari-hari ini, untuk kesekian kalinya, Zionis Yahudi menampakkan kebrutalan dan permusuhannya dengan menyerang kaum muslimin Palestina yang berada di jalur Ghaza. Sungguh mereka adalah bangsa yang paling kejam. Mereka tidak akan puas dan rela terhadap kaum muslimin sampai kaum muslimin meninggalkan agamanya dan mengikuti mereka.
Maka kaum muslimin harus bangkit melawan segala bentuk makar dan permusuhan kaum kafir.
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ [البقرة/250]
“Wahai Rabb kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.” [Al-Baqarah : 250]
وَلَقَدْ نَصَرَكُمُ اللهُ بِبَدْرٍ وَأَنْتُمْ أَذِلَّةٌ فَاتَّقُوا اللهَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (123) إِذْ تَقُولُ لِلْمُؤْمِنِينَ أَلَنْ يَكْفِيَكُمْ أَنْ يُمِدَّكُمْ رَبُّكُمْ بِثَلاثَةِ آَلافٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ مُنْزَلِينَ (124) بَلَى إِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا وَيَأْتُوكُمْ مِنْ فَوْرِهِمْ هَذَا يُمْدِدْكُمْ رَبُّكُمْ بِخَمْسَةِ آَلافٍ مِنَ الْمَلائِكَةِ مُسَوِّمِينَ (125) وَمَا جَعَلَهُ اللهُ إِلاَّ بُشْرَى لَكُمْ وَلِتَطْمَئِنَّ قُلُوبُكُمْ بِهِ وَمَا النَّصْرُ إِلاَّ مِنْ عِنْدِ اللهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ (126) [آل عمران/123-126]
“Sungguh Allah telah menolong kalian dalam peperangan Badr, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertaqwalah kepada Allah, supaya kalian mensyukuri-Nya. (Ingatlah), ketika engkau (Muhammad) mengatakan kepada kaum mukminini : “Apakah tidak cukup bagi kalian Allah membantu kalian dengan 3000 malaikat yang diturunkan (dari langit)?” Ya (cukup), jika kalian bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kalian dengan 5000 malaikat yang memakai tanda. Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan) kalian, dan agar tenteram hati kalian karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [Ali 'Imran : 123 - 126]
Namun sudahkah kaum muslimin sekarang mendapat pertolongan dan kemenangan dari Allah. Sudahkah kaum muslimin memenuhi syarat-syarat datangnya pertolongan Allah? Yaitu Taqwa dan Sabar?
Sungguh suatu yang sangat menyedihkan kita kaum muslimin semuanya, fenomena dan fakta yang menimpa kaum muslimin saat ini, yaitu kelemahan dan kehinaan kaum muslimin serta hilangnya kewibaan mereka di hadapan musuh-musuhnya. Kondisi ini membuat musuh-musuh kaum muslimin berhasil menguasai mereka dan menjajah negeri mereka. Kondisi kaum muslimin di hadapan musuh-musuhnya laksana makanan yang terhidang, siap disantap dan dicabik-cabik.
Sebenarnya tertindas dan terjajahnya kaum muslimin tidaklah muncul tiba-tiba begitu saja. Namun terdapat sebab-sebab yang mengantarkan kaum muslimin harus mengalami sejarah yang sangat suram dan pahit tersebut. Sebab-sebab tersebut muncul akibat kaum muslimin mulai sibuk dan berlomba-lomba mengejar dunia dan mulai berpaling dari jihad dalam segala bentuknya. Sehingga orientasi dan tujuan utama kaum muslimin adalah dunia di satu sisi, sementara di sisi lain mereka melupakan sebab yang mengantarkan kepada kemuliaan, sebab-sebab datangnya pertolongan Allah, dan sebab-sebab kemenangan. Sungguh Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda :
إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِيْنَةِ، وَ أَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ، وَ رَضِيْتُمْ بِالزَّرْعِ، وَ تَرَكْتُمُ الجِهَادَ، سَلَّطَ اللهُ عَلَيْكُمْ ذُلاًّ لاَ يَنْزِعُهُ عَنْكُمْ حَتىَّ تَرْجِعُوا إِلىَ دِيْنِكُمْ
Apabila kalian telah berjual beli dengan cara ‘inah [1]), dan kalian telah disibukkan dengan ekor-ekor sapi (peternakan), dan telah senang dengan bercocok tanam, dan juga kalian telah meninggalkan jihad, niscaya Allah akan timpakan pada kalian kehinaan kepada kalian, tidak akan Allah cabut kehinaan tersebut hingga kalian kembali kepada agama kalian. [HR. Abu Dawud] [2]).
[apabila kalian telah berjual beli dengan cara ‘inah] merupakan isyarat satu jenis dari mu’amalah ribawiyah yang mengandung unsur tipu muslihat terhadap syari’at.
[dan kalian telah disibukkan memegang ekor-ekor sapi, dan telah senang dengan bercocok tanam] merupakan isyarat tentang sangat perhatiannya seseorang terhadap perkara-perkara dunia dan kecenderungan padanya sementara perkara syari’at dan hukum-hukumnya diabaikan.
[dan juga kalian telah meninggalkan jihad] merupakan buah dari keinginan hidup kekal di dunia.
Dalam hadits tersebut, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan bahwa apabila kaum muslimin telah sibuk dengan dunia dan telah meninggalkan jihad, maka Allah akan menimpakan pada kaum muslimin kehinaan, tidak akan Allah cabut kehinaan tersebut hingga kaum muslimin kembali kepada agamanya.
Maka sebab kelemahan, kehinaan, dan kehancuran adalah sibuk dengan urusan dunia dan meninggalkan jihad, baik jihad dalam bentuk perang membela agama Allah, atau jihad dalam bentuk mempelajari dan mendalami ilmu agama, menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, dan semisalnya.
Sebaliknya, sebab datangnya pertolongan Allah dan sebab kemenangan adalah kembali kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya, menegakkan tauhid dan sunnah di muka bumi, dan melepaskan berbagai bentuk perbuatan syirik, bid’ah, hawa nafsu.
Allah Subhanahu wata’ala berfirman :
وَعَدَ اللهُ الَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لاَ يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (55) [النور/55]
“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kalian dan mengerjakan amal-amal yang shalih, bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa. Dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap beribadah kepada-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasiq.” [An-Nur : 55]
Perhatikan dan renungkan baik-baik ayat di atas. Perhatikan penjelasan Al-Hâfizh Ibnu Katsîr dalam kitab tafsirnya yang sangat monumental, yaitu kitab Tafsîrul Qur`ânil ‘Azhîm, beliau menjelaskan ayat tersebut : “Ini merupakan janji Allah Ta’âlâ kepada para Rasul-Nya shalawatullâh wa salâmuhu ‘alaihi bahwa Dia akan menjadikan umatnya sebagai para khalîfah di muka bumi, yakni sebagai para pimpinan umat dan pemerintah bagi mereka, yang dengan mereka negeri menjadi baik dan semua umat tunduk kepada mereka. Pasti Allah akan menggantikan kondisi mereka, setelah mereka dalam ketakutan menjadi aman dan sentausa di tengah-tengah mereka. Sungguh Allah Tabaraka wa Ta’ala telah melakukannya walahul hamdu wal minnah, karena Allah tidak mewafatkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sampai beliau berhasil memenangkan kota Makkah, Khaibar, Bahrain, seluruh jazirah arab, dan bumi Yaman. Dan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam telah mengambil jizyah dari orang-orang majusi dari negeri Hajar dan daerah Syam. … .”
Asy-Syaikh As-Sa’di Rahimahullah berkata tentang surat An-Nur ayat : 55 di atas : “Janji yang diberikan Allah Subhanahu wata’ala dalam ayat ini akan terus berlaku sampai hari kiamat. Selama mereka menegakkan keimanan dan amal shalih maka pasti akan diperoleh apa yang dijanjikan Allah kepada mereka. Adapun jika kemudian mereka dapat dikuasai oleh orang-orang kafir dan munafik, maka itu disebabkan mereka menyia-nyiakan iman dan amal shalih (yang diperintahkan kepada mereka).” [Tafsir As Sa'di]
Wahai kaum muslimin, …
Syarat kemenangan, sebab datangnya janji dan pertolongan Allah adalah keimanan dan amal shalih. Yaitu keimanan yang jujur, kokoh, dan ditegakkan di atas ilmu yang bersumber dari Al-Qur`an dan As-Sunnah. Iman sebagaimana keimanan generasi awal umat ini, para as-salafush shalih dari kalangan shahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in. Demikian juga amal shalih yang ditegakkan di ikhlash karena Allah dan tepat sesuai dengan aturan dan bimbingan Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam.
Jika syarat dan sebab tersebut tidak terpenuhi, maka wajar jika janji Allah tersebut tidak terwujud.
Maka saudara-saudaraku kaum muslimin di Ghaza secara khusus, dan Palestina secara umum …
Kalian tidak akan bisa lepas dari kekejian bangsa Yahudi kecuali dengan Islam yang haq, yang denganya Palestina berhasil direbut melalui tangan Al-Faruq ‘Umar bin Al-Khaththab Radhiallahu ‘anhu.
Berjihad membela agama Allah, memerangi kaum kafir Zionis Yahudi, merupakan amal yang agung dan tinggi nilainya di sisi Allah. Maka amalan besar dan agung tersebut harus ditegakkan di atas iman yang benar, di atas ikhlash, dan di atas bimbingan Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam.
Kalian harus memenuhi syarat yang dituntut oleh Allah Subhanahu wata’ala agar datang pertolongan-Nya kepada kalian. Maka perhatikan kondisi yang ada pada diri kalian. Perhatikan kondisi para mujahidin yang ada di barisan kalian. Apakah pada sanubari para mujahidin sudah tertanam iman yang benar, iman yang jujur, iman yang ditegakkan di atas ilmu yang bersumber dari Al-Qur`an dan As-Sunnah. Apakah kalian telah mengimani segala yang diimani oleh para as-salafush shalih dan mengingkari semua yang mereka ingkari?
Perhatikan cara jihad kalian, apakah sudah tepat sesuai dengan syari’at dan aturan Nabi kalian? Ukur dan timbanglah itu semua dengan timbangan Al-Qur`an dan As-Sunnah berdasarkan pemahaman Salaful Ummah.
Sungguh Al-Imam Malik bin Anas Rahimahullah menegaskan :
لا يَصلُح آخر هذه الأمّة إلاّ بما صلح به أولها
Tidak akan baik kondisi generasi akhir umat ini kecuali dengan apa yang membuat baik generasi awal mereka.
Perhatikan kesyirikan dan kemaksiatan, jangan sampai terjadi di tengah-tengah kalian. Jangan sampai para mujahidin di barisan kalian ternyata membawa keyakinan syirik atau pun kemaksiatan. Jangan menganggap remeh syirik atau pun maksiat. Sungguh itu sumber bencana dan kehancuran. Walaupun sedikit, walaupun kecil, namun itu perkara yang besar di sisi Allah. Bisa menjadi sebab terhalanginya pertolongan Allah dan terhalanginya kemenangan.
Kembalilah kalian kepada agama dengan benar, tegakkan tauhid, hidupkan dan amalkan sunnah. Kehinaan dan kekalahan tidak akan Allah cabut hingga kalian mau kembali kepada ajaran agama kalian dan berpegang teguh dengannya. Sungguh apa yang menimpa kalian saat ini tidak lain sebagaimana yang difirmankan oleh Allah :
أَوَلَمَّا أَصَابَتْكُمْ مُصِيبَةٌ قَدْ أَصَبْتُمْ مِثْلَيْهَا قُلْتُمْ أَنَّى هَذَا قُلْ هُوَ مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Mengapa ketika kalian ditimpa musibah (pada peperangan Uhud), padahal kalian telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada musuh-musuh kalian (pada peperangan Badar), kalian berkata: “Darimana datangnya (kekalahan) ini?” Katakanlah : “Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri”. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. [Ali 'Imran : 165]
Perhatikan dan renungkan baik-baik firman Allah :
إِنَّ اللهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ (11) [الرعد/11]
“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum hingga mereka sendiri yang merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” [Ar-Ra'd : 11]
Mulailah perbaikan itu dari diri kalian sendiri. Mulailah perbaikan itu dengan pembenahan aqidah kalian. Tanamkan aqidah salafiyyah, tauhid yang murni, dan sunnah yang shahih pada diri kalian, pada barisan mujahidin yang bergabung bersama kalian.
Tinggalkan kesyirikan. Tinggalkan bergantung dan bersandarkan kepada selain Allah. Jangan kalian beristighatsah kepada selain Allah. Jangan ada seorang pun dari mujahidin yang berangkat ke medan tempur dalam kondisi bergantung dan bersandar kepada selain Allah. Jika ada salah seorang dari mujahidin berbuat maksiat maka segera ditegur dan dinasehati di tempat.
Demikian juga tinggalkan bid’ah dan kemungkaran. Beribadahlah kepada Allah dengan cara yang benar, yaitu dengan cara sunnah.
Janganlah kalian berhubungan dan bekerja sama dengan kelompok-kelompok sesat dan bid’ah. Karena berhubungan dan bekerja sama dengan mereka adalah sebab kehancuran. Tinggalkan mereka, walaupun mereka menawarkan bantuan, menunjukkan pembelaan terhadap kalian, dan bahkan terlihat turut aktif berjihad. Siapapun mereka, kelompok apapun mereka, tinggalkan mereka semua. karena asas kerja sama dan persatuan kaum muslimin adalah aqidah yang benar, tauhid yang murni, sunnah yang suci. Selama kelompok tersebut tidak beraqidah dengan aqidah salafiyyah, maka tinggalkan mereka.
Termasuk dalam hal ini adalah syi’ah Rafidhah. Sungguh mereka adalah umat yang sangat jahat terhadap kaum muslimin. Permusuhan mereka terhadap kaum muslimin sangat nyata. Mereka adalah kaum yang telah mengkafirkan Abu Bakr, ‘Umar bin Al-Khaththab, ‘Utsman bin ‘Affan, dan segenap shahabat Nabi lainnya. Mereka menuduh malaikat Jibril ‘Alaihis Salam telah berkhianat dengan menyampaikan wahyu kepada Muhammad padahal semestinya kepada ‘Ali bin Abi Thalib (!!)… Menuduh Sayyidah ‘Aisyah -isteri Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam yang mulia- sebagai pelacur, mereka meyakini bahwa mushhaf Al-Qur`an yang ada pada kaum muslimin ini sudah kurang dan sudah dirubah. Mereka memiliki mushhaf sendiri yang mereka namakan mushhaf Fathimah yang berisi tiga kali lipat mushhaf kaum muslimin. Bahkan kaum Syi’ah Rafidhah menempatkan para imam mereka pada posisi sebagai tuhan (!!) sungguh itu semua merupakan keyakinan kufur dan syirik terhadap Allah.
Sejarah juga membuktikan, betapa mereka adalah umat yang sangat kejam terhadap kaum muslimin.
Wahai kaum muslimin …
Apakah kelompok kufur ini hendak kalian jadikan kawan. Apakah kalian rela berhubungan dan bekerja sama dengan mereka? Apakah kalian tertipu dan terpesona pada mereka ketika mereka menampakkan turut aktif berjihad?
Wahai kaum muslimin, wahai para mujahidin …
Sungguh barisan mujahidin yang paling mulia di muka bumi, dengan panglima perang yang paling mulia di muka bumi bisa porak poranda barisan mereka di medan Uhud akibat satu pelanggaran ringan yang mereka lakukan.
Maka bagaimana jika di tengah barisan mujahidin terjadi kesyirikan kepada Allah, yang itu merupakan kemaksiatan yang paling besar dan kezhaliman terhadap Allah.
Maka bagaimana jika di tengah barisan mujahidin terjadi kebid’ahan. Bagaimana jika para mujahidin bekerja sama dengan para pembawa kebatilan dan kesesatan. Bagaimana jika didapati di tengah-tengah barisan mujahid seorang yang berani mendustakan Allah dan Rasul-Nya?
Sungguh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam marah besar, ketika dalam perjalan ke medan Hunain terdapat beberapa shahabat menginginkan dibuatkan untuk mereka tempat minta barakah dari makhluk.
Shahabat Abu Waqid Al-Laitsi Radhiallahu ‘anhu menceritakan :
أَنَّهُمْ خَرَجُوا عَنْ مَكَّةَ مَعَ رَسُولِ اللهِ r إِلَى حُنَيْنٍ ، قَالَ : وَكَانَ لِلْكُفَّارِ سِدْرَةٌ يَعْكُفُونَ عِنْدَهَا، وَيُعَلِّقُونَ بِهَا أَسْلِحَتَهُمْ، يُقَالُ لَهَا : ذَاتُ أَنْوَاطٍ، قَالَ : فَمَرَرْنَا بِسِدْرَةٍ خَضْرَاءَ عَظِيمَةٍ، قَالَ : فَقُلْنَا : يَا رَسُولَ اللهِ ، اجْعَلْ لَنَا ذَاتَ أَنْوَاطٍ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ : قُلْتُمْ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ كَمَا قَالَ قَوْمُ مُوسَى : {اجْعَلْ لَنَا إِلَهًا كَمَا لَهُمْ آلِهَةً قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ} إِنَّهَا السُّنَنُ ، لَتَرْكَبُنَّ سُنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ سُنَّةً سُنَّةً.
Bahwa para shahabat berangkat dari Makkah bersama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam menuju ke (pertempuran) Hunain. Kaum kafir ketika itu memiliki satu pohon yang mereka biasa beri’tikaf padanya dan menggantungkan senjata-senjata mereka, pohon itu disebut Dzatu Anwath. Kemudian kami pun melewati satu pohon hijau yang besar, maka kami berkata : ‘Wahai Rasulullah buatkan untuk kami Dzatu Anwath juga.’ Maka Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda : Sungguh kalian telah meminta seperti permintaan kaum Musa : ‘Buatkan untuk kami sesembahan sebagaimana mereka (musyrikin) memiliki sesembahan-sembahan. Musa berkata : sungguh kalian adalah kaum yang bodoh.’ Itu adalah kebiasan. Pasti kalian akan mengikuti kebiasaan umat sebelum kalian sedikit demi sedikit![Ahmad V/218]
Perhatikan, betapa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam marah besar ketika mereka meminta sesuatu yang bisa mengantarkan kepada kesyirikan, yang mungkin bagi sebagian orang merupakan perkara yang sepele. Namun itu besar di sisi Allah.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah mengisahkan, bahwa betapa kaum muslimin tidak bisa menang melawan Tartar akibat ada di tengah-tengah muslimin yang masih beristighatsah kepada selain Allah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata :
“….hingga ketika musuh yang keluar dari syari’at Islam datang ke Damaskus (yakni Tartar), mereka (sebagian kaum muslimin) keluar untuk beristighatsah kepada orang-orang mati di kuburan-kuburan, yang mereka mengharapkan dari sisinya agar hilangnya bahaya. Beberapa penyair (dari kalangan mereka) berkata :
يَا خَائِفِينَ مِنَ التَّتَر لُوْذُوْا بِقَبْرِ أَبِيْ عُمَر
Wahai orang-orang yang takut dari Tentara Tartar
Berlindunglah kepada kubur Abi ‘Umar
Atau berkata :
عُوْذُوْا بِقَبْرِ أَبِيْ عُمَر يُنْجِيْكُمْ مِنَ الضَّرَر
Berlindunglah kalian kepada kubur Abi ‘Umar
Dia akan menyelamatkan kalian dari setiap bahaya
Aku (Syaikhul Islam) katakan kepada mereka : “Mereka yang kalian ber-istighatsah kepadanya, kalaupun mereka turut hadir bersama kalian dalam peperangan, mereka pun akan kalah sebagaimana kalahnya kaum muslimin di Perang Uhud. Karena sesungguhnya telah ditetapkan (oleh Allah) bahwa tentara akan terpecah (kalah) karena sebab-sebab yang mengharuskan demikian. Dan karena adanya ketentuan hikmah Allah Subhanahu wa Ta’ala padanya.
Oleh karena itu orang-orang yang memiliki pemahaman dan pengertian terhadap dien yang baik tidak mau ikut berperang pada saat itu karena tidak adanya peperangan yang syar’i [3]) yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya, dan karena peperangan (semacam itu) hanya akan menghasilkan kerusakan dan tidak turunnya pertolongan (Allah) yang sangat dibutuhkan. Maka tidak ada padanya balasan dunia dan tidak pula balasan akhirat, bagi siapa yang mengerti ini dan itu (yaitu mengerti kesesatan kedua belah pihak), walaupun kebanyakan orang meyakini bahwa itu adalah jihad syar’i, adapun niatnya diserahkan pada hati mereka.
Maka setelah itu mulailah kami mengajak manusia untuk mengikhlaskan dien hanya untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala dan beristighatsah hanya kepada-Nya dan agar tidak beristighatsah kepada selain-Nya. Tidak beristighatsah kepada malaikat yang dekat kepada Allah tidak pula kepada nabi yang diutus. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala pada saat peperangan Badr
إذ تستغيثون ربكم فاستجاب لكم
Dan ingatlah ketika kalian beristighatsah kepada Rabb kalian lalu dikabulkan-Nya bagi kalian[Al Anfal : 9]
Diriwayatkan, bahwa dalam perang Badr Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam berdo’a :
يا حي يا قيوم لا إله إلا أنت برحمتك أستغيث
“Ya Hayyu Ya Qayyum, tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Engkau, maka dengan Rahmat-Mu aku beristighatsah.”
Dalam riwayat lain dengan lafazh :
أصلح لي شأني كله ولا تكلني إلى نفسي طرفة عين ولا إلى أحد من خلقك
“Perbaikilah kondisiku semuanya, janganlah Engkau serahkan aku pada diriku sendiri walau sekejap mata, dan jangan pula engkau serahkan aku pada seorang pun dari makhluk-Mu.”
Tatkala manusia sudah mau memperbaiki keadaan mereka dan jujur, beristighatsah hanya kepada Allah, maka Allah menolong mereka dari musuh-musuh mereka dengan pertolongan yang besar. Sehingga kalahlah tentara kafir Tartar dengan kekalahan yang tidak pernah terjadi pada saat itu.
Hal demikian disebabkan benarnya perwujudan tauhidullah dan ketaatan kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, yang sebelumnya mereka tidak seperti itu. Sesungguhnya Allah menolong Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman di kehidupan dunia dan pada Hari Persaksian.” [4])
Para ‘ulama pun membersihkan barisan mujahidin dan mengusir para pengusung bid’ah dan kebatilan dari medan jihad. Al-‘Ijly berkata : “Ibrahim bin Muhammad seorang yang tsiqah, shalih, dan seorang ahlul hadits. Dialah yang mendidik ahluts tsughur (para mujahidin yang ada di front pertempuran) dan mengajarkan sunnah kepada mereka, dia juga menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Jika ada seorang ahlul bid’ah masuk ke tsughur langsung dia usir keluar. Dia memiliki banyak hadits dan fiqh yang mendalam… .”
Suatu ketika Ibrahim bin Muhammad pernah mengumumkan bahwa, ‘Barangsiapa yang memiliki paham qadariyyah [5]) maka tidak boleh hadir di majelisku. Barang siapa memiliki pemikiran taqlid maka tidak boleh hadir di majelisku. Barangsiapa yang menjadi penjilat penguasa maka tidak boleh hadir di majelisku!’ Kemudian akupun keluar dan menyampaikan pengumuman tersebut kepada mereka.”
Maka demikianlah, bersihkan barisan kalian. Bersihkan dari kesyirikan, kebid’ahan. Bersihkan barisan kalian dari para pengusung paham sesat Syi’ah Rafidhah, Khawarij, Qadariyyah, Mu’tazilah, Shufiyyah, dll.
Ya Allah, kuatkanlah umat ini dalam perkara yang benar, yang dengannya para wali-Mu menjadi mulia dan musuh-musuh-Mu menjadi hina. Ya Allah tinggikanlah kalimat-Mu, muliakanlah agama-Mu, dan muliakanlah dengannya kaum muslimin. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar (mengabulkan) do’a.

[1] Jual beli ‘inah adalah jual beli dengan cara riba. Contohnya si A menjual barang kepada si B dengan harga tertentu dan pembayaran dilakukan di belakang hari (kredit). Kemudian sebelum lunas pembayarannya, si A membeli kembali (dengan kontan) barang yang dia jual tersebut dari si B dengan harga yang lebih murah daripada harga yang ditetapkan ketika dia menjualnya. Kemudian nantinya si B harus rtetap membayar barang tersebut dengan harga semula walaupun barang tersebut sudah tidak lagi dimilikinya. (lihat Nailul Authar, V/250).
[2] HR. Abu Dawud no 3462, Ahmad II/28. Dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di Ash Shahihah no. 11.
[3] Di sini Syaikhul Islam menganggap peperangan quburiyyun terhadap Tartar bukan jihad syar’i (lihat Jama‘ah Wahidah hal. 87).
[4] (Kitab Radd ‘alal Bakri II/732-738
[5] Aliran sesat yang dicetuskan pertama kali oleh Ma’bad Al Juhani. Yaitu aliran yang mengingkari taqdir Allah, bahwa segala sesuatu yang terjadi ini di luar taqdir dan kehendak Allah subhanahu wa ta’ala.

Senin, 12 November 2012

Computer Numerical Control (CNC)



Pengertian Mesin CNC ( Computer Numerically Controlled )

Mesin CNC adalah suatu mesin yang dikontrol oleh komputer dengan menggunakan bahasa numerik (data perintah dengan kode angka, huruf dan simbol) sesuai standart ISO.
Sistem kerja teknologi CNC ini akan lebih sinkron antara komputer dan mekanik, sehingga bila dibandingkan dengan mesin perkakas yang sejenis, maka mesin perkakas CNC lebih teliti, lebih tepat, lebih fleksibel dan cocok untuk produksi masal.

Dengan dirancangnya mesin perkakas CNC dapat menunjang produksi yang membutuhkan tingkat kerumitan yang tinggi dan dapat mengurangi campur tangan operator selama mesin beroperasi.
MESIN PERKAKAS & NC
Yang dimaksud dengan mesin perkakas adalah suatu alat atau mesin dimana energi yang diberikan, kemudian dipergunakan untuk mendeformasikan dan memotong material ke dalam bentuk dan ukuran produk atau benda kerja sesuai dengan kehendak.

Syarat-syarat umum yang harus dipenuhi dalam merancang mesin perkakas adalah:
1. Kebutuhan akan daya kerja
2. Efisiensi yang tinggi baik secara teknis maupun ekonomis.
3. Performance
4. Kualitas kerja
5. Kekakuan static dan dinamic
6. Deformasi mekanis yang mungkin terjadi
7. Gaya-gaya yang terjadi pada saat operasi.

Yang dimaksud dengan Kekakuan Static adalah kriteria yang paling penting dalam menentukan batasan kekuatan struktur mesin perkakas yang berhubungan dengan kekuatan atau kemampuan untuk dapat menahan beban maksimum serta deformasi statiknya yang diizinkan bagi material struktur mesin perkakas.
Sedangkan untuk Kekakuan Dinamic adalah kriteria dalam menentukan batasan kekuatan yang diakibatkan oleh pemotongan dan pemakanan material atau benda kerja yang berhubungan dengan kestabilan dimensi yang baik, koefisien muai yang rendah guna menghindari distorsi, tidak dipengaruhi oleh suhu atau bisa disebut sebagai sistem yang tergantung pada amplitudo gaya dibagi dengan amplitudo getaran.

Pengaruh kekakuan statik dan dinamik dalam mesin perkakas adalah:
·         Kekakuan static :
1. Dapat menahan beban maksimum yang diizinkan yang berhubungan dengan konstruksi dari mesin perkakas.
2. Dapat meminimumkan defleksi yang disebabkan oleh torsi.
3. Selalu berhubungan dengan beban static serta deformasi statiknya (beratnya sendiri).
·         Kekakuan dinamic:
1. Kestabilan dimensi menjadi baik.
2. Dapat menghindari distorsi karena menghasilkan koefisien muai yang rendah.
3. Dapat mengurangi distorsi yang terjadi karena getaran paksa.
4. Selalu berhubungan dengan beban-beban dinamik yang mempengaruhi damping dari material serta karakteristik dinamik lainnya.

Yang dimaksud dengan ketelitian dan ketepatan adalah sebagai berikut:
·         Ketelitian adalah kegiatan menganalisis atau mengolah data secara sistematis untuk mencapai kesalahan yang relatif terhadap suatu acuan.
·         Ketepatan adalah kemampuan yang dicapai untuk memenuhi besar atau kecilnya suatu target dengan cara mengulangi hal yang sama.

Gaya-gaya yang mempengaruhi dan atau yang terjadi pada proses mesin perkakas adalah :
1. Gaya berat dari massa
2. Gaya pegas dari pegas
3. Gaya peradaman dari peredam
Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hasil proses permesinan mesin perkakas adalah
1. Harus mempunyai ketelitian yang tinggi (bentuk, dimensi, dan konsisten terhadap benda kerja), sehingga mudah untuk di kalibrasi (distandarkan).
2. Kecepatan potong dan kecepatan pembentukan geram harus mampu dikerjakan sesuai dengan perkembangan atau kemajuan dari material yang dikerjakan, sehingga dapat menjamin produktivitas yang tinggi untuk hasil yang dicapai.
3. Guna menghadapi persaingan dalam pengoperasi atau pemakaian mesin perkakas tersebut, maka harus dapat menunjukkan efisiensi yang tinggi baik secara tekhnis maupun ekonomis.

Kelebihan dan kekurangan dari mesin perkakas konvensional dengan mesin perkakas NC adalah
Mesin Perkakas Konvensional
1. Kelebihan
a. Pengoperasian masih menggunakan cara-cara manual
b. Masih dapat dikerjakan oleh para pekerja yang tak mahir komputer.
c. Sangat mudah dioperasikan, karena tidak perlu memasukkan data.
d. Modal yang ditanamkan mengalami penurunan.
e. Mesin tidak tergantung oleh perubahan suhu dan cuaca.
f. Rendah dalam efisiensi produktif
2. Kekurangan
a. Ketelitian yang dihasilkan agak kurang akurat.
b. Tidak dapat menampilkan kalkulasi biaya produksi.
c. Waktu laju awal pada pabrik mengalami kenaikkan.

Mesin Perkakas NC
1. Kelebihan
a. Produktif dapat dikurangi
b. Keakuratan pada lebih besar dan repeatabilas.
c. Menurunkan tingkat tarip sisa
d. Kebutuhan pemeriksaan adalah mengurangi
e. Ilmu ukur benda kerja lebih rumit
f. Perubahan rancang bangun dapat diperiksa dengan lebih teliti.
g. Peralatan sederhana tetap diperlukan
h. waktu laju awal pabrikasi lebih pendek
i. Dapat mengurangi komponen yang diinventarisir
j. Lebih sedikit memerlukan floorspace
k. Level keterampilan yang dibutuhan operator dikurangi
2. Kekurangan
a. Pengerjaan komponen dengan mesin yang mudah menjadi sulit karena menggunakan format yang rumit.
b. Modal yang ditanamkan mengalami peningkatan.
c. Usaha pemeliharaan lebih tinggi investasi lebih tinggi berharga.
d. Pemanfaatan NC peralatan [yang] lebih tinggi
e. Dibutuhkan tenaga ahli yang berfungsi untuk memprogram peralatan NC.

Mesin perkakas adalah suatu alat yang memotong atau piranti pengolahan lain dan part, benda kerja adalah obyek yang sedang diproses. Manakala mesin perkakas sedang melakukan pemakanan, program instruksi dapat diubah untuk memproses suatu pekerjaan baru. Numerical Control (NC) adalah suatu format berupa program otomasi dimana tindakan mekanik dari suatu alat-alat permesinan atau peralatan lain dikendalikan oleh suatu program yang berisi data kode angka. Data alphanumerical menghadirkan suatu instruksi pekerjaan untuk mengoperasikan mesin tersebut.

Numeric Control (NC) adalah suatu kendali mesin atas dasar informasi digital, ini diperkenalkan di area pabrikasi. NC adalah bermanfaat untuk produksi rendah dan medium yang memvariasikan produksi item, di mana bentuk, dimensi, rute proses, dan pengerjaan dengan mesin bervariasi.
Mesin perkakas NC meliputi mesin dengan operasi tujuan tunggal, seperti:
1. NC mesin bubut, baik horisontal maupun vertikal, Bubut merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan (feeding). Memutar memerlukan two-axis, kendali alur berlanjut, yang manapun untuk menghasilkan suatu ilmu ukur silindris lurus/langsung atau untuk menciptakan suatu profil.
2. NC mesin bor, gelendong vertikal dan horisontal. Proses bor pada dasarnya adalah suatu proses yang dilakukan oleh mesin perkakas dalam hal ini adalah berupa proses memperbesar lubang yang telah ada sebelumnya. Dalam proses memperbesar lubang ini dibutuhkan ketelitian yang tinggi untuk menentukan berapa diameter akhir lubang yang diinginkan.
3. NC mesin drilling, mesin drilling adalah suatu proses yang dilakukan oleh mesin perkakas dalam hal ini adalah berupa pemberian tekanan kepada benda kerja sehingga terjadi lubang pada benda kerja yang biasanya berupa putaran yang dilakukan pahat dan gerak makan berupa translasi oleh pahat. Mesin ini menggunakan titik-titik kendali yang menyangkut gelendong berisi bit latihan dan dua poros mengendalikan atau meja kerja. Beberapa mesin NC mempunyai menara kecil yang berisi enam atau delapan latihan menggigit. menara kecil tersebut digunakan untuk pemrograman di bawah NC kendali.
4. NC mesin milling, Mesin milling merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan menggunakan pahat yang diputar oleh poros spindel mesin. Benda kerja bergerak translasi yang merupakan gerak makan. Mesin ini memerlukan kendali alur berlanjut untuk melaksanakan memotong lurus/langsung atau operasi sekeliling.
5. NC gerinda silindris, mesin gerinda hanya digunakan pada tahap finishing dengan daerah toleransi yang sangat kecil. Fungsi utama dari mesin gerinda adalah menghaluskan permukaan dengan ketelitian. Mesin ini beroperasi dengan memutar tool pada mesin sehingga terjadi pemakanan/ penyayatan yang sesuai dengan toleransi yang ditentukan.

Mesin perkakas NC meliputi mesin dengan operasi tujuan tunggal, yang memberikan informasi kuantitatif seperti pengerjaan dengan mesin operasi yang disajikan oleh suatu komputer kendali dengan program database yang menyimpan instruksi secara langsung untuk mengendalikan alat-alat bermesin CNC (Computer Numerical Control).
Kode data diubah untuk satu rangkaian perintah, yang mana servo mekanisme, seperti suatu pijakan motor yang berputar sesuai jumlah yang telah ditetapkan, memperbaiki dengan masing-masing mengemudi dari suatu meja pekerjaan dan suatu alat untuk melaksanakan suatu pengerjaan dengan mesin dan gerakan yang ditetapkan oleh suatu sistem pengulangan tertutup atau terbuka.
CNC yang dikendalikan dapat melakukan pekerjaan berbentuk linier, lingkar, atau sisipan berbentuk parabola, yang mana buatan perangkat lunak, dan manapun sisipan kaleng rutin terpilih dengan mudah.
Sistem operasi dari mesin perkakas NC adalah menggunakan sistem operasi CNC sehingga diperlukan pengenalan kode data untuk menjalankan satu rangkaian perintah. Adapun contoh dari sistem operasi dari mesin perkakas NC adalah:
Perbedaan mesin perkakas NC dan mesin perkakas konvensional adalah
Mesin Perkakas Konvensional
a. Pengoperasian masih menggunakan cara-cara manual
b. Masih dapat dikerjakan oleh para pekerja yang tak mahir komputer.
c. Sangat mudah dioperasikan, karena tidak perlu memasukkan data.
d. Mesin tidak tergantung oleh perubahan suhu dan cuaca.
e. Ketelitian yang dihasilkan agak kurang akurat.
Mesin Perkakas NC
a. Keakuratan pada lebih teliti
b. Telah menggunakan sistem komputer
c. Perubahan rancang bangun dapat diperiksa dengan lebih teliti.
d. Pengerjaan komponen dengan mesin yang mudah menjadi sulit karena menggunakan format yang rumit.
e. Pemanfaatan NC peralatan yang lebih tinggi
f. Dibutuhkan tenaga ahli yang berfungsi untuk memprogram peralatan NC.

Pengertian Membubut

Bubut merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja yang dikenakan pada pahat yang digerakan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakan translasi dari pahat disebut gerak umpan (feeding).

Prinsip Kerja Mesin Bubut Konvensional
Benda kerja dipegang oleh pencekam yang dipasang diujung poros utama (spindel). Dengan memutar lengan pengatur, yang terdapat pada kepala tetap, putaran spindel (n) dapat dipilih. Harga putaran spindel umumnya dibuat bertingkat, dengan aturan yang telah distandarkan, misalnya 630, 710, 800, 900, 1000, 1120, 1400, 1600, 1800, dan 2000 rpm. Kecepatan putaran spindel tidak lagi bertingkat melainkan berkesinambungan (kontinue). Pahat dipasangkan pada dudukan pahat dan kedalaman potong (a) diatur dengan menggeserkan peluncur silang melalui roda pemutar dan gerak makannya diatur dengan lengan pengatur pada rumah roda gigi. Gerak makan (f) yang tersedia pada mesin bubut bermacam-macam dan menurut tingkatan yang telah distandarkan, misalnya: …….., 0.1, 0.112, 0.125, 0.14, 0.16, …… (mm/(r)).

Pengaturan numerik (numerical control: NC) adalah suatu kendali mesin yang digunakan untuk mengontrol gerakan mesin dan berbagai fungsi lainnya atas dasar informasi digital dimana tindakan mekanik dari suatu alat-alat permesinan atau peralatan lain yang dikendalikan oleh suatu program yang berisi data kode angka. Sedangkan program adalah data alphanumerical yang menghadirkan suatu instruksi pekerjaan untuk mengoperasikan mesin tersebut.

Mesin NC ini diperkenalkan di area pabrikasi. NC sehingga dapat bermanfaat untuk suatu produksi yang memvariasikan produksi item, dimana bentuk, dimensi, rute proses, dan pengerjaan dengan mesin bervariasi.
Istilah computer numerical control (CNC) digunakan bila sistem kontrol memakai komputer internal. Komputer internal memungkinkan penyimpanan program tambahan, penyuntingan program, penjalanan program dari memori, diagnostik kontrol dan pemeriksaan mesin, pekerjaan rutin-rutin dan khusus, dan kemampuan melakukan perubahan skala inci/ metrik/ absolut.

Pembuatan komponen dengan CNC memerlukan akses langsung ke mesin dan instalasi komputer agar memperoleh pengalaman praktis yang amat diperlukan. Dalam menggunakan piranti dan jenis mesin tertentu, seperti mengoperasikan mesin-mesin turning, milling dan drilling yang harus memahami bahasa serta teknik pemrograman yang memerlukan instruksi.

Sistem Pengoperasian Mesin
Kode data diubah untuk satu rangkaian perintah, yang mana servo mekanisme, seperti suatu pijakan motor yang berputar sesuai jumlah yang telah ditetapkan, memperbaiki dengan masing-masing mengemudi dari suatu meja pekerjaan dan suatu alat untuk melaksanakan suatu pengerjaan dengan mesin dan gerakan yang ditetapkan oleh suatu sistem pengulangan tertutup atau terbuka. Dan untuk melakukan tugas tersebut mesin NC ini difasilitasi dengan unsur-unsur pelayan dan pengendali pelayanan CNC.
Sistem operasi dari mesin perkakas NC adalah menggunakan sistem operasi CNC sehingga diperlukan pengenalan kode data untuk menjalankan satu rangkaian perintah. Adapun contoh dari sistem operasi dari mesin perkakas NC adalah:

Fungsi G
G00 Pengaturan posisi dengan gerak cepat yang mempunyai kemungkinan gerakan yang terjadi berupa eretan yang bergerak dalam arah x, y, z, dan x dan z
G01 Interpolasi linier adalah mendapatkan harga antara yang terletak pada garis lurus. Kemungkinan gerakan yang terjadi yaitu pembubutan dalam arah z atau memanjang, arah x atau melintang, arah x dan z atau membubutan tirus.
G02 Interpolasi melingkar dengan arah kekanan
G03 Interpolasi melintang atau melingkar arah kekiri
G04 Waktu tinggal diam (istirahat dalam detik)
G20-G21 Nilai masukan ditetapkan dalam satuan milimeter atau inchi
G24 Pemrograman radius
G25 Pemanggilan sub program
G27 Perintah melompat / melewati blok
G28 Kembali ketitik acuan
G33 Pemotongan ulir
G41-G42 Pemotongan benda kerja sesuai dengan kompensasi pada permukaan benda kerja.
G64 Mematikan motor/ mematikan arus listrik
G84 Siklus pembubutan memanjang
G88 Siklus pembubutan melintang

Fungsi M
M00 Menghentikan program, yang dilakukan di pertengahan program. Operator harus siap kembali
M03-M04 Start spindel searah jarum jam
M05 Spindel stop
M06 Penghitungan panjang pahat
M09 Memulai atau pembatalan putaran pemotongan
M17 Memulai atau membatalkan spindel dan cairan memotong
M19 Memutar atau membatalkan spindel untuk mengorientasikan posisi.
M30 Mengakhiri program, memutar kembali atau memberhentikan mesin.
M99 Parameter lingkaran
Jika dalam memasukkan dan menyimpan data fungsi yang tidak dikenal oleh komputer, maka akan muncul bunyi alarm. Dan pada sajian dari mesin akan ditunjukkan tanda-tanda alarm yang bersangkutan yang harus dimatikan dengan menekan tombol darurat. 

Adapun tanda-tanda alarm yang tersimpan yang perlu diketahui:
Tanda-tanda Alarm pada Pelayanan Fungsi G dan M
A 00 Salah memasukan perintah G dan M
A 01 Salah dalam menentukan interpolasi lingkaran
A 02 Harga X yang terlalu besar
A 03 Salah harga F
A 04 Harga Z yang terlalu besar
A 05 Tidak diprogram M30
A 06 Jumlah putaran sumbu utama terlalu besar pada pemotongan ulir
A 07 Tidak dipakai

Tanda-tanda Alarm pada Pelayanan Kaset
A 08 Pita rekaman telah sampai ujung atau habis
A 09 Program tidak dapat ditemukan
A 10 Pengaman kaset aktif
A 11 Salah jalan
A 12 Salam pengechekan
A 13 Pengalihan dari metrik ke inchi dengan pelayanan pemuatan
A 14 Muncul pada pelayanan kaset, mode pelayanan pemuatan yang ditunjukkan dengan kode.
A 15 Salah harga H
A 16 Tidak dipakai
A 17 Salah sub program

Mesin perkakas NC meliputi mesin dengan operasi tujuan tunggal. Dan yang akan kami ceritakan disini adalah mesin perkakas NC untuk mesin bubut (CNC Turning).
Prinsip Kerja CNC Turning§
Bedanya dengan Mesin perkakas konvensional adalah meliputi mesin dengan operasi tujuan tunggal, yang memberikan informasi kuantitatif seperti pengerjaan dengan mesin operasi yang disajikan oleh suatu komputer kendali dengan program database berupa kode data yang diubah untuk satu rangkaian perintah yang menyimpan instruksi secara langsung untuk mengendalikan alat-alat bermesin CNC (Computer Numerical Control).

Bagian-Bagian Mesin CNC Turning§
Bagian dari mesin CNC Turning tidak jauh berbeda dengan yang berada pada mesin bubut konvensional yaitu sebagai berikut:
Unit Kontrol berupa panel pengontrolan yang berisi tombol-tombol perintah untuk menjelaskan kontrol gerakan mesin dan berbagai fungsi lainnya yang menggunakan instruksi oleh sistem kontrol elektronika.
Kepala Tetap berupa roda-roda gigi transmisi penukar putaran yang akan memutar poros spindel
Poros utama (spindel) berupa tempat kedudukan pencekam untuk berdirinya benda kerja
Eretan utama (appron) akan bergerak sepanjang meja sambil membawa eretan lintang (cross slide) dan eretan atas (upper cross slide) dan dudukan pahat.
Eretan Melintang yang menggerakan pahat arah melintang.
Eretan Memanjang yang menggerakan pahat arah vertical.
Kepala Lepas, sejajar kepala tetap untuk membantu pergerakan spindel dalam memegang benda kerja.

Keuntungan dan Kerugian
Faktor-faktor yang menyebabkan mesin perkakas NC jenis CNC Turning ini lebih menguntungkan adalah sebagai berikut:
Laju produksi cepat.
Keakuratan pada lebih besar dan repeatabilas.
Menurunkan tingkat tarip sisa (pemborosan komponen).
Mengurangi kebutuhan pemeriksaan.
Tidak banyak memakan tempat/ ruangan
Level keterampilan yang dibutuhan operator dikurangi

Adapun kerugian yang dapat ditimbulkan oleh mesin perkakas NC jenis CNC Turning ini adalah sebagai berikut:
Pengerjaan komponen dengan mesin yang mudah menjadi sulit karena menggunakan format yang rumit.
Modal yang ditanamkan mengalami peningkatan.
Peralatan sederhana tetap diperlukan
Dibutuhkan tenaga ahli yang berfungsi untuk memprogram peralatan NC.


( semoga bisa bermanfaat bagi semua ) :D

KASIH ORANG TUA

 Orang tua !!! ayah, ibu adalah sosok pahlawan bagi kita semua ...
 orang tua yang berusaha merawat kita sampai menjadi sukses ...
 orang tua yang membimbing kita hingga menjadi manusia yang seutuhnya, yang siap berfikir profesional..

 Kasih orang tua tak ternilai harganya, walaupun dibeli Rp 100.000.000, Rp 1M, maupun Rp 1 Triliun..
 Akan tetapi 1 kasih orang tua melebihi angka uang dan tidak diperjual belikan, melainkan dari perasaan seorang anak ...
 Ayah,Ibu, kaulah pejuang hidup kami ...

 YOU ARE THE BEST IN OUR LIFE, MOM, DAD*

Rabu, 07 November 2012

Serba Salah !


Masalah Perasaan ?

Cinta dibalas cinta, sudah biasa..
Cinta tak terbalas, jamuran..
Namun jika cinta dibalas cinta, tetapi tak bisa bersatu  ? Klasik sekali..

Alkisah ada 2 orang makhluk ciptaan tuhan yang berpasangan. mereka berkenalan sudah sejak lama, hubungan yang dijalin pun layaknya kakak-beradik pada umumnya. hingga akhirnya saling menyatakan perasaannya. Namun, mirisnya keduanya tak bisa bersama lantaran adanya prinsip dan kepentingan orang lain yang menghambat.

Prinsip apa ?
salah satu dari mereka mempunyai prinsip tidak boleh menjalin hubungan dengan orang yang pernah menjadi "something in pass" dari orang yang pernah ia kenal dekat hingga saatnya tiba. dan hal itu terjadi kepada pasangannya yang notabene pernah. sungguh pernyataan yang naif. serasa berkata 'ketika cinta berbanding terbalik dengan persahabatan'. beberapa kalimat penenang pun terlontar hanya untuk sekedar meredam kegundahan satu sama lain.

Kepentingan orang lain apa ?
karena saat itu kedua dari mereka masing-masing juga sempat memiliki kepentingan yang lain ( pasangan ). Namun hal itu tidak membuat jalinan mereka terputus. meskipun tau bahwa mereka memiliki rasa yang sama, tetapi tidak ada kecemburuan terselip diantaranya, bahkan saling menumpahkan keluh kesah mereka akan kepentingannya dan saling menasehati satu sama lain. aneh ? ya.

ketika salah seorang darinya menanyakan status yang ada ? tak ada jawaban yang mewakili ditemukan. Kaulah lebihku, dan kaulah kurangku, kau bisa jadi apa saja yang ku mau. hanya itu. pengertian dan kepercayaan, hanya seputar itu intinya. ketika kemudian balik bertanya, lelahkah dengan keadaan seperti ini ? jawabannya pun tidak, keduanya merasa bebas bersama tapi tidak terikat dan tetap punya kepentingan.


Tidak ada yang salah dari kita, yang salah hanyalah "Waktu" yang datang tak tepat.
kenapa aku tidak mengenalmu lebih dahulu ? kenapa aku tak menemukan dirimu lebih awal ? dari mana saja kau selama ini ? sembunyi di mana ? kenapa kita seperti ini ?
waktu juga yang akan menjawab..




________________________________
21.20 wita . Makassar
 

Blogger news

Blogroll

About